Hati-Hati dengan Virus Ransomware WannaCry

Tanggal Posting : 2017-05-14 15:14:50

Dear Dosen dan Mahasiswa,

Diinformasikan bahwa adanya celah keamanan pada sistem operasi Windows yang belum diinstalasi windows update terbaru sehingga sangat rentan terserang virus ransomware jenis baru dinamakan WannaCry sehingga pengguna harus berhati-hati dengan virus ini.

Virus ini sedang menyebar pesat di dunia 2 hari yang lalu termasuk Indonesia (https://inet.detik.com/security/d-3499886/indonesia-diserang-teroris-siber-ribuan-ip-terinfeksi). Jika terkena virus ransomware ini, semua file di harddisk dienkripsi (terkunci). Untuk buka kuncinya, harus bayar sekitar 4jt (bitcoin) ke pembuat virus dan itupun belum tentu kunci diberikan.

WannaCry memanfaatkan tool senjata cyber milik dinas intel Amerika Serikat, NSA, yang pada April lalu dicuri dan dibocorkan oleh kelompok memanfaatkan celah keamanan di sistem operasi Windows lewat eksekusi remote code SMBv1. Begitu berhasil masuk ke satu komputer di sebuah lingkungan kantor yang terhubung dalam jaringan LAN, worm dalam WannaCry secara otomatis akan mencari sendiri komputer lain di network yang rentan untuk diinfeksi

(http://tekno.kompas.com/read/2017/05/13/13360257/rumah.sakit.di.jakarta.disandera.virus.komputer.minta.tebusan.rp.4.juta).

Masalah ini mendapatkan perhatian serius dari pemerintah Indonesia melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika dan diberikan langkah langkah pencegahan infeksi WannaCry:

1. Cabut sambungan LAN dan matikan Wi-Fi komputer untuk mencegah infeksi.
2. Update sekuriti Windows dengan memasang patch MS17-010 yang dapat diperoleh di https://technet.microsoft.com/en-us/library/security/ms17-010.aspx. Pengguna Windows XP disarankan agar mengganti sistem operasi ke versi yang lebih baru karena OS lawas ini sudah tidak mendapat dukungan patch sekuriti dari Microsoft.
3. Jangan mengaktifkan fungsi macros.
4. Non aktifkan fungsi SMB v1.
5. Blokir port 139/445 dan 3389.
6. Perbarui software anti-virus dan anti-ransomware.
7. Selalu backup file penting di komputer dan simpan di tempat lain, jika memungkinkan di storage yang tidak terhubung ke jaringan atau internet. (http://tekno.kompas.com/read/2017/05/13/19170047/begini.cara.menangkal.serangan.ransomware.wannacry).

Regards,
Pusat Sistem Informasi